Rabu, 06 Mei 2015

Di Balik Lagu : "Dekat di Hati" Simple Tapi Nyesek

"Jauh Di Mata Namun Dekat Di Hati"

Sepenggal lirik di atas adalah salah satu bait lirik lagu dari Ran-Dekat di Hati. Setelah RAN merilis tiga single sebelumnya di album terbaru mereka Hari Baru pada tahun ini, kemudian RAN merilis single terbarunya yang keempat berjudul Dekat Di Hati. Meskipun judulnya yang begitu sederhana namun di balik judul yang sederhana tersebut memiliki makna tersembunyi. Berikut saya akan memberikan Video Clip Ran-Dekat di hati yang menjadi OST. Remember When.




Setelah melihat VC dari Ran Dekat di Hati pasti kalian pernah mengalami hal seperti ini kan? Yapsss.. Ini  bisa disebut sebagai LDR (Long Distance Relationship).

Ketika kita berada jauh dengan orang yang kita cintai dan kasihi pasti kita akan merasakan kerinduan yang amat sangat berat. Bukan hanya rindu dengan kekasih, rindu terhadap orang tua dan teman merupakan hal terberat ketika kita berada jauh dari mereka. 

Namun, dengan hubungan jarak jauh (LDR) ini kita harus percaya bahwa seberapapun kita berada jauh dengan orang-orang yang kita cintai, semua akan baik-baik saja jika kita mampu menempatkan mereka di dalam hati kita. Dan modal utama dalam keadaan jarak jauh adalah kepercayaan, dengan kepercayaan yang mereka berikan kepada mereka, maka dari itu kita juga harus menjaga dengan baik kepercayaan tersebut.

Sebenarnya dan sejujurnya lagu ini juga gw banget sih. haha. Gw merasa lagu ini pas banget ketika gw lagi merindukan orang-orang yang gw cintai pas keadaannya gw sama mereka lagi jauh. Cuma bisa komunikasi satu sama lain. Yess.. tapi menurut gw Love 'No' Has Distance. Seberapapun jauh kita berada tetapi tidak ada yang mampu memisahkan, kecuali jarak yang hanya sementara waktu.

Tsahhhhhh.. kan jadi curhat haha. 

Itu dia sedikit ulasan makna dari lagunya RAN-Dekat di Hati.
Jangan bosan baca blog gw, guys. Kalo mau muntah siapin kantong plastik. Kalo laper siapin makanan guysss jangan siapin obat tidur, nanti malah ga baca blog gw. hahaha. :D

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Umum

Sebagai langkah awal dari tahapan mencari pekerjaan di suatu perusahaan yang memang menyediakan lowongan pekerjaan, biasanya kita memulai hal tersebut dengan membuat Surat Lamaran Kerja Umum.Dimisalkan kita akan melamar pekerjaan di perusahaan yang bergerak di bidang industri, Bank, CPNS, bahkan untuk menjadi seorang perawat pun pastinya sangat memerlukan suatu CV atau surat lamaran kerja untuk melamar pekerjaan ke suatu perusahaan. Memang benar, untuk membuat surat lamaran kerja tidak sesulit yang kita bayangkan, namun untuk membuat surat tersebut akan sangat membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyusun beberapa rangkaian kalimat sehingga membentuk satu Surat Lamaran Kerja Umum yang baik dan benar. Bukan hanya itu, surat lamaran kerja yang Anda buat juga harus memiliki kesan baik terhadap diri Anda, agar hal tersebut dapat membuka peluang Anda untuk diterima bekerja di perusahaan yang selama ini Anda impikan.

Pastinya suatu kesan pertama yang baik yang berada di dalam surat lamaran kerja akan sangat menentukan langkah Anda selanjutnya dalam menempuh perjalanan karir Anda. Mungkin Anda bisa membayangkan, jika surat lamaran kerja yang Anda buat sangatlah buruk, bahkan kalimat yang digunakan sangatlah tidak rapi, sangat bertele-tele dan juga sangat tidak menarik, dan saya kira pihak HRD dari perusahaan akan langsung melewati surat lamaran kerja yang Anda kirimkan tanpa harus membacanya apalagi mempertimbangkan lamaran kerja yang Anda kirimkan tersebut. Dan berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam pembuatan Surat Lamaran Kerja Umum agar surat lamaran Anda bisa menarik perhatian pihak perusahaan.

1. Pergunakan bahasa yang baik dan benar
Dalam pembuatan surat lamaran kerja yang baik dan benar, maka Anda harus menyusun beberapa kalimat yang baik dalam surat lamaran yang Anda buat. Dan jangan pernah Anda menggunakan bahasa-bahasa yang gaul atau tidak formal yang pastinya tidak pantas untuk Anda cantumkan dalam pembuatan surat lamaran kerja.
2. Tulislah dengan kalimat yang sopan
Bukan hanya itu, Anda juga jangan lupa untuk menggunakan kalimat yang sopan, serta jangan pula Anda menggunakan kalimat yang memang memiliki kesan menyombongkan diri Anda.
3. Usahakan menulis manual dengan rapi
Untuk saat ini, banyak diantaranya perusahaan yang lebih menyukai surat lamaran kerja yang ditulis dengan menggunakan tangan, sebab hal itu akan sangat memudahkan bagi pihak perusahaan dalam menilai kepribadian seseorang yang mana dilihat dari hasil tulisan tangannya sendiri. Dan Anda harus mengupayakan agar surat lamaran yang Anda buat tidaklah kotor bahkan ada coretan dalam surat yang Anda buat.
4. Siapkan dan lengkapi syarat-syarat dari perusahaan
Anda juga jangan lupa untuk melengkapi surat lamaran yang Anda buat dengan beberapa berkas atau beberapa pernyataan yang di butuhkan oleh pihak perusahaan, seperti foto copy KTP, Ijazah, dan lain sebagainya.
5. Lampirkan sertifikat pendukung lainnya
Jika Anda memiliki sertifikat lain yang dapat mendukung karir Anda, maka hal tersebut bisa Anda lampirkan di dalam berkas lamaran kerja Anda guna menambahkan kriteria kemampuan yang Anda miliki, sehingga pihak dari HRD akan lebih mempertimbangkan Anda untuk mempekerjakan di perusahaan tersebut.
Itulah beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam pembuatan surat lamaran kerja, dan berikut ini contoh dari Surat Lamaran Kerja Umum yang mungkin bisa sedikit membantu Anda.


Thank you letter have been received job applications

Dear Sir/Madam,

I am very grateful for the opportunity you have given me to join the company. And I am very grateful for the receipt of my application and have been getting good response from this company.
I am willing to be interviewed so that you know any more about myself and how much I work in the company's desire. You can contact me anytime and discuss about the interview meeting with you.

My great hope is to work in the company. Thanks for the good responses.

Sincerely,

Ratnasari Kumala Dewi
Jln.Argorumekso III RT 12 RW 01, Ringinawe, Ledok, Salatiga
+6296453373282

Sabtu, 25 April 2015

Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

Siklus akuntansi adalah proses penyediaan informasi keuangan yang meliputi tahap pencatatan dan ikhtisar sampai dengan tahap penyusunan laporan keuangan berdasarkan tahapan-tahapan penyusunan laporan keuangan. Laporan keuangan adalah sebuah bentuk penyampaian informasi keuangan kepada pemakai informasi dalam bentuk debit dan kredit agar mudah dipahami, relevan, andal, dan dapat di bandingkan.
Secara garis besar siklus akuntansi dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu Siklus akuntansi perusahaan jasa dan siklus akuntansi perusahaan dagang. Terdapat perbedaan cukup signifikan antara kedua siklus akuntansi tersebut. Untuk memahami lebih lanjut tentang perbedaan bentuk siklus akuntansi perusahaan dagang dengan siklus akuntansi perusahaan jasa, dapat dilihat pada informasi berikut:

Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa
Secara umum bentuk siklus akuntansi perusahaan jasa meliputi:
1. Pembuatan bukti transaksi
2. Membuat jurnal/buku harian atas transaksi yang terjadi sesuai berdasarkan tanggal transaksi
3. Pemindahbukuan dari jurnal ke buku besar (pembuatan buku besar)
4. Membuat ayat jurnal penyesuaian
5. Pembuatan kertas kerja
6. Menyusun laporan keungan
7. Membuat jurnal penutup
8. Penutupan buku besar
9. Neraca sisa/saldo setelah penutupan
10.Membuat jurnal pembalik

siklus akuntansi perusahaan dagang pada dasarnya
mempunyai tahapan sama dengan tahapan siklus akuntansi perusahaan
jasa, meliputi proses pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran dan
pelaporan. Modul ini terdiri atas tiga kegiatan belajar, yaitu :
1. Karakteristik perusahaan dagang, tahapan dalam siklus akuntansi perusahaan dagang,
dan proses pencatatan transaksi akuntansi dengan menggunakan jurnal umum.
2. Proses pencatatan transaksi akuntansi dengan menggunakan
jurnal khusus dan posting jurnal-jurnal khusus ke dalam buku besar umum dan buku besar pembantu.
3. Siklus akuntansi untuk perusahaan dagang sampai dengan penyusunan laporan keuangan.


Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan adanya beberapa perbedaan antara perusahaan jasa dan dagang.
Seperti hal-nya dalam perusahaan jasa, maka dalam perusahaan dagang pun siklus akuntansinya terdiri dari :
a.jurnal (buku harian)
b.posting

Rabu, 01 April 2015

KINDS OF BUSINESS LETTERS (Jenis-jenis surat niaga)

Proses terjadinya transaksi jual beli dalam perdagangan besar (Wholesale Trade) tidaklah semudah yang kita bayangkan tetapi melalui proses yang sangat sulit, rumit, lama dan berbelit-belit.
      Biasanya proses tersebut dimulai dengan adanya permintaan beberapa informasi (inquiry) dari calon pembeli. Setelah calon pembeli menerima segala informasi yang diperlukan (misalnya mutu, harga, syarat-syarat pembayarn, syarat-syarat pengiriman dan sebagainya dari barang-barang yang akan dibelinya itu), jika ada keseuaian harga dan syarat-syaratnya, makatrjadilah transaksi jual beli.
       Di samping proses tersebut di atas, ada kalanya timbul pula masalah-masalah lain yang tidak diduga sebelumnya. Mungkin saja pembeli mengajukan claim (tuntutan), jika pelaksanaannya tidak sesuai dengan perjanjian, atau mungkin pihak penual yang memberikan teguran-teguran atau keluhan-keluhan karena pembayaran tidak dilakukan tepat pada waktu yang telah disepakati bersama.
       Hal-hal itulah yang kemudian melatarbelakangi munculnya bermacam-macam istilah business letter dalam perdagangan, antara lain sebagai berikut :

1.       Inquiry letter                               ó           Surat permintaan informasi
2.       Offering/sales letter                    ó           surat penawaran
3.       Reply to inquiry                          ó           balasan inquiry
4.       Ordering letter                             ó           surat pesanan
5.       Reference letter                           ó           surat reference
6.       Execution of order                       ó           surat pelaksanaan pengiriman barang pesanan
7.       Invoicing                                      ó           faktur
8.       Complaints letter                          ó           surat keluhan/pengaduan
9.       Adjustments letter                        ó           penyelesaian perihal keluhan
10.   Remittance letter                          ó           surat penyelesaian pembayaran
11.   Circular letter                               ó           surat edaran
12.   Collection letter                           ó           surat penagihan
13.   Telegram/cable                            ó           telegram
14.   Business document                      ó           dokumen perdagangan
15.   Minutes                                        ó           risalah rapat
16.   Markets report                             ó           laporan situasi pasar

Senin, 30 Maret 2015

Example Introducing Yourself

Susan Bachtiar   : Hello, I'm Elizabeth Mandel

Chuck         : Hi! My name is Charles Chang. But please call me Chuck

Susan Bachtiar    : Nice to meet you, Chuck. You can call me Susan

Chuck          : Ok. What's your last name again?

Susan           : Bachtiar

Chuck           : Where are you from?

Susan           : I'm from Indonesia.

Chuck            : And what are you doing here?

Susan           : I'm attending an English Conference. And how about you? Where  are you from?

Chuck           : I'm from Singapore.

Susan           : Are you attending the English Conference, too?

Chuck           : Yes, I am.

Susan           : Well, nice meeting you Chuck.

Chuck            : Nice meeting you too, Susan.


( http://topenglishconversation.blogspot.com/2011/02/example-of-introducing-yourself.html )

Portal Mix